Posted in cerpen, Status

Tembakan Itu


“Kek, mereka sudah mengepung rumah kita” kata Rudi panik. “Apa yang harus kita lakukan?” lanjut Rudi semakin panik. “Cepat bersembunyi di dalam sumur, nanti kakek yang hadang mereka.” Perintah kakek segera. “Tapi kek…” sergah Rudi. “Sudah jangan membantah, istrimu sedang hamil, sebentar lagi kamu akan jadi ayah, sedangkan nenek sudah meninggalkan kakek, jika kakek bertahan hidup, kakek bersyukur bisa melihat cicit kakek, tapi jika tidak, kakek juga akan bangga karena bisa menemani nenek di sana, dan melindungi engkau, sang calon ayah” tegas kakek dengan yakin. Rudi bisa melihat sinar kesungguhan di mata kakek yang saat ini berkaca-kaca. 

“Dor…dor…dor” suara tembakan sudah mulai melubangi dinding rumah yang sedari awal sudah terlihat rapuh. “Cepat bersembunyi!!!” bentak kakek. Dengan ragu Rudi segera bersembunyi dibalik sumur yang sudah lama tidak digunakan. Suara letupan senjata tak henti-henti menyerang rumah mereka. Suara kakek tenggelam diantara para penjajah-penjajah itu. Rudi tahu, kakeknya sudah pasti menghadapi mereka dengan gagah berani. Sebagai salah satu penggagas kemerdekaan Indonesia, kakeknya selalu menjadi incaran karena selalu mengajak penduduk untuk tidak tunduk pada penjajah. Tentu hal itu membuat geram para kompeni-kompeni yang sudah menduduki Negara Indonesia beratus-ratus tahun lamanya. Hingga 30 menit berselang, tidak ada lagi suara tembakan yang terdengar, langkah-langkah juga mulai terdengar menjauh. Rudi keluar dengan hati-hati dengan mencoba mengintip keadaan sekitar. Dia harus siap dengan apapun yang terjadi. Dengan jantung yang masih bergejolak, dia memandang sekitar. Meski dia tahu ini akan terjadi, hatinya tetap begitu sesak, melihat kakeknya tergeletak di depan pintu dengan berlumur darah, dia segera menghampiri kakeknya. Dia melihat kakeknya tersenyum dalam nafas terakhirnya.

           “Dor, dor, dor!!” Rudi terbangun dengan suara gedoran pintu kamarnya. “Cepat buka pintunya, adzan Subuh sudah berkumandang!” teriak mama Rudi dari luar pintu. Rudi menyadari, itu semua hanya mimpi. Saat  ini, dia bisa tidur dengan nyenyak, tanpa mendengar suara tembakan. Suara gedoran pintu tiada artinya dibanding dengan bisingnya pistol yang memekakkan telinga. Rudi berjanji, tidak akan menyia-nyiakan kesyukuran kemerdekaan hidup tenang saat ini. Karena pengorbanan para pahlawan yang telah membuat mereka bebas dari jajahan. Rudi berkomitmen, untuk meneruskan perjuangan pahlawan, dengan memberikan yang terbaik untuk negaranya. Berbakti pada keluarga, ramah dan membantu  lingkungan dan masyarakat, memanfaatkan segala fasilitas dan teknologi saat ini untuk mengukir prestasi, dan mengembangkan kreativitas dan inovasi lebih, agar Negara Indonesia menjadi Negara maju dan hebat. “Pasti saya bisa! Pemuda Indonesia pasti bisa!” seru Rudi sesaat setelah merenung dari bangun tidurnya. Dia segera mengambil air wudhu dan berangkat ke masjid untuk melaksanakan shalat berjamaah. Karena Rudi yakin, kedisiplinan dan kesuksesan,  dimulai dari usaha ketaatannya pada Sang Pencipta alam semesta.

#tamandiksi #sayembaracertigraf2017 #cerpen

SAYEMBARA CERTIGRAF  TAMAN DIKSI 2017

Advertisements
Posted in Health

WARNING! MENGONSUMSI TELUR DAN AYAM, APA DAMPAKNYA?

 “Gak mau makan telur ah, nanti bisulan!”

“Telur banyak mengandung kolestrol!”

“Ayam sekarang banyak yang disuntik hormon!”

“Ayam dan telur mahal, mending makan tempe!”

           Pernyataan-pernyataan di atas adalah beberapa hal yang sering menjadi alasan orang-orang untuk tidak mengonsumsi telur dan ayam. Apakah itu fakta atau mitos? Ternyata semua pernyataan tersebut hanya mitos belaka.

            Sebelum memaparkan mengapa pernyataan-pernyataan di atas saya anggap mitos belaka, saya ingin menceritakan sedikit pengalaman pribadi.

           Kata ibu saya, waktu beliau sedang mengandung saya, beliau mengidam  makanan yang cukup unik, yaitu sarapan 5 biji telur rebus setiap hari sebelum berangkat kerja. Bisa dibayangkan? Ibu saya memakan telur sebanyak itu setiap harinya. Dan kebetulan atau tidak, Alhamdulillah saya terlahir dengan lancar tanpa ibu mengejan sama sekali. Selain itu sejak usia 2 tahun hingga usia masuk sekolah (TK) saya dititipkan di keluarga tepatnya tante dan om di kampung sedangkan kedua saudara saya yang lain menetap di Jakarta bersama kedua orang tua saya. Tentu pendidikan dan teknologi yang saya dan saudara saya dapatkan berbeda.

         Hingga tiba saat saya harus masuk TK, saya diambil kembali oleh kedua orang tua saya sekitar umur 6 tahun. Saat itu saya tidak mengetahui sama sekali tentang cara berhitung maupun nilai-nilai mata uang. Saya mempunya adik sekitar 4 tahunan (beda 1 tahun 4 bulan dengan saya), yang lebih tahu cara menghitung. Oleh karena itu adik saya mengajari saya berhitung, dan karena dia sudah pandai berhitung, akhirnya kami masuk TK dengan kelas yang sama. Hasilnya? Saya mendapat peringkat 1 di TK tersebut dan adik saya mendapat peringkat 4. Padahal adik sayalah yang mengajarkan banyak hal kepada saya. Dan Alhamdulillah berlanjut lagi dari SD-SMK saya sering mendapat peringkat 1 di kelas. Saya juga lulus dengan predikat cumlaude saat kuliah. Bukan bermaksud sombong, heheh, atau mungkin terkesan hanya kebetulan, tapi saya merasa saya dapat menangkap pelajaran atau apapun dengan cepat, dan salah satu faktor penunjang mungkin dikarenakan konsumsi protein yang banyak khususnya dari telur saat ibu saya mengidam. 

Kali ini mari kita paparkan mitos-mitos yang sering beredar di masyarakat.[1]

Benarkah telur menyebabkan bisul?  

Kasus ini hanya terjadi pada orang-orang  tertentu yang  menderita alergi telur yang jumlahnya sangat sedikit sekali . Orang yang tidak punya riwayat alergi pada telur tentu saja  tidak usah khawatir, karena justru telur mengandung protein hewani dengan asam animo yang sangat lengkap dan bermanfaat untuk pertahanan tubuh, perbaikan sel-sel tubuh dan sel-sel otak sehingga manfaatnya untuk kesehatan dan juga kecerdasan.

Benarkah telur mengandung banyak kolestrol?

Telur mengandung kolesterol baik, bukan kolesterol jahat.  Banyak kasus kolesterol di masyarakat pada umumnya bukanlah karena telur maupun komoditi peternakan lainnya, melainkan karena masakan digoreng dengan minyak berulang-ulang, hingga menghasilkan kolesterol jahat. Maka lebih bijak berhati-hati membeli jajanan gorengan.

Benarkah ayam sekarang banyak yang disuntik hormon?

Hal ini sama sekali tidak beralasan karena harga satu dosis hormon satu kali suntik bisa mencapai 5 USD (Rp. 65.000), padahal harga ayam di tingkat peternak kurang dari Rp 20 ribu/ekor. Jelas tidak logis peternak menyuntik ayamnya dengan hormon. Proses pertumbuhan ayam pedaging (broiler) yang cepat adalah hasil persilangan puluhan tahun sesuai dengan kaidah ilmu genetika sehingga dihasilkan ayam dengan mutu genetik yang bagus.

Benarkah ayam dan telur mahal?

tabel-harga-protein.jpg

            Tabel di atas menunjukan bahwa jika kita menilai harga makanan sumber protein berdasarkan harga per gram protein, maka harga protein telur ayam adalah termurah. Harga protein telur hanya Rp. 144/gram, lebih murah dibanding harga protein tempe (Rp. 181/gram). Selain itu ayam dan telur mengandung asam amino assensial yang bermanfaat untuk kesehatan dan kecerdasan otak.

        Berdasarkan fakta tersebut maka perlu upaya serius untuk melakukan edukasi ke masyarakat mengenai pentingnya ayam dan telur.  Dengan peningkatan konsumsi ayam dan telur, masyarakat menjadi lebih sehat dan cerdas, selain itu peternakan unggas semakin berkembang sehingga menggerakkan roda ekonomi masyarakat.

Secara umum, saya akan meringkas manfaat telur dan ayam dalam tabel di bawah ini:

NO MANFAAT TELUR[2]

MANFAAT AYAM[3]

1 Kaya akan protein Mencegah anemia
2 Bagus untuk kesehatan mata Memperkuat system kekebalan tubuh
3 Mengandung beberapa jenis vitamin B dan sumber folat Mempertahankan keseimbangan kolestrol
4 Memiliki banyak kandungan nutrisi Memperkuat tulang
5 Tidak membuat kolesterol meningkat Bagus untuk tumbuh kembang anak
6 Telur dapat meningkatkan level HDL Meningkatkan nafsu makan
7 Membantu program diet anda Penghilang stress
8 Bagus untuk kesehatan tulang Meningkatkan system imun
9 Bagus untuk rambut dan kuku Mengurangi risiko radang sendir (arthritis)
10 Pembentukan otot Menjaga kesehatan gigi
11 Kekebalan tubuh Memperlancar metabolism tubuh
12 Baik untuk pasien kemoterapi Mencegah serangan jantung
13 Masker wajah Mencegah kanker
14 Rendah kalori Menambah massa otot
15 Bebas lemak Kandungan zat kimiawi beracun dalam daging sangat rendah
16 Sebagai sumber tenaga Kualitas gizi lebih tinggi
17 Putih telur dapat mempersehat kulit Kandungan proteinnya berkualitas tinggi
18 Putih telur mencerahkan kulit Rasa daging kenyal dan lebih gurih
19 Putih telur merawat rambut Kandungan lemak sangat minim

           Ternyata banyak sekali manfaat yang didapatkan jika kita mengonsumsi telur dan ayam. Penjelasan lebih lengkap silahkan membuka website alamat manfaat telur dan manfaat ayam.

           Sekedar informasi, ternyata di Indonesia ada yang namanya Hari Ayam dan Telur Nasional (HATN). Di Indonesia, peringatan WED (World Egg Day) mulai digagas Pinsar Indonesia sejak tahun 2000an. Kemudian pada tahun 2011 ditetapkan peringatan WED sekaligus dalam acara HATN.

          Acara HATN telah diakui sebagai bagian dari World Egg Day oleh International Egg Commision sejak 2016. Atas inisiatif Pinsar Indonesia (Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia), ASOHI (Asosiasi Obat Hewan Indonesia) dan didukung oleh asosiasi-asosiasi peternakan dan kesehatan hewan, mulai tahun 2013 lalu acara HATN dan Hari Telur Sedunia mulai dilakukan di luar kota, yaitu berlangsung di Lapangan Renon Denpasar tahun 2013. Kemudian tahun 2014 diselenggarakan di pantai Losari Makassar, tahun 2015 di Palembang dan tahun 2016 di Lapangan Murjani Banjarbaru. Tahun 2017 ini HATN dan WED akan dipusatkan di Lombok, Ibukota Provinsi Nusa Tenggara Barat. Lomba menulis blog merupakan salah satu rangkaian acara HATN 2017 tersebut.

Terakhir sebagai seorang ibu rumah tangga, saya selalu menyetok telur di kulkas. Karena telur adalah salah satu makanan pokok yang bisa diolah menjadi apa saja. Selain praktis diolah juga bisa sebagai bahan dasar untuk membuat berbagai macam kue. Ayam juga sering saya manfaatkan untuk mengolah berbagai jenis masakan, seperti nugget, soto ayam dsb. Harga ayam memang lebih murah dibandingkan harga ikan saat ini. Jadi konsumsilah telur dan ayam, karena selain banyak manfaat juga sangat terjangkau. Mau sehat dan cerdas? Ayo konsumsi ayam dan telur! Kantong tetap subur, namun otak terus makmur! 😀

 

 

https://www.ceva.co.id/

https://pinsarindonesia.com

https://www.trouwnutrition.co.id/

http://www.internationalegg.com

[1] http://pinsarindonesia.com/bahan-lomba-menulis-artikel-hari-ayam-dan-telur-nasional-hatn-2017dan-hari-telur-sedunia-2017/

[2] https://manfaat.co.id/manfaat-telur

[3] http://www.khasiat.co.id/daging/ayam.html

Posted in Health

LIFESTYLE, YUK RUBAH, AGAR KANKER SERVIKS GAK SINGGAH

Perempuan Sehat, Perempuan Hebat: Ayo Deteksi Dini untuk Cegah Kanker ServiksGejala-dan-Faktor-Resiko-Kanker-Serviks-atau-Kanker-Leher-Rahim.jpg

“Dikisahkan, ada sebuah kebun binatang yang menjual tiket masuk RP 50.000. namun tidak ada satupun pengunjung yang tertarik. Kebun binatang itu kemudian menurunkan harga Rp 20.000. Masih juga tidak ada yang tertarik. Diturunkan lagi Rp 10.000 pengunjung masih tetap kosong. Kemudian pengelola kebun binatang menggratiskan tiket masuk. Ramailah pengunjung. Tanpa diduga pengelola kebun binatang membuka semua kandang binatang buas, hingga pengunjung berebut untuk keluar dari tempat itu. Pengelola mengumumkan bahwa untuk keluar dari kebun binatang tersebut, pengunjung harus membayar Rp 500.000, semua pengunjung tentu merelakan berapa saja agar bisa lolos dari ancaman binatang buas tersebut.”

            Begitulah sebagian kita di zaman ini. Mengeluarkan beberapa untuk hal-hal perihal kesehatan yang dibutuhkan atau menjaga kesehatan tidak lagi menjadi yang terpenting. Justru disaat sakit sudah mulai menerpa, kita akan mengeluarkan berapa uangpun agar bisa segera sembuh. Sehat tidaklah mahal, justru sakit yang mahal. Sehat adalah pilihan pola hidup yang bisa kita atur, dengan kesabaran dan ketelatenan.

            Meskipun saya seorang penyuka burger, tapi saya membatasi jarak waktu untuk memakan hal-hal seperti junkfood tersebut. Saya juga sangat membatasi untuk mengonsumsi mie instan, dan menghindari snack-snack yang mengandung msg tinggi.

            Kenapa? Karena saya takut sakit. Sakit adalah hal dimana kita tidak bisa lagi merasakan makanan enak meski semahal apapun, tidur tidak nyenyak meski itu hotel yang dibayar tanpa ampun. Belum lagi tidak bisa melakukan segala sesuatu secara mandiri, dan pasti merepotkan keluarga sendiri. Saya takut sakit meski itu sakit yang ringan atau biasa, apalagi yang namanya kanker. Dan kanker yang paling banyak merenggut kaum wanita adalah kanker serviks.

            Sebenarnya apa sih kanker serviks itu? Kanker serviks adalah kanker  menyerang pada bagian organ reproduksi kaum wanita, tepatnya di daerah leher rahim. Penyakit kanker ini dipicu oleh Human papilloma virus (HPV), jenis virus yang umum menyebabkan penyakit infeksi menular seksual.

Dilansir dalam halaman Prodia[1] Penyakit kanker serviks ini berlangsung dalam beberapa tahapan, yang dimulai dari masa tanpa gejala, keputihan, perdarahan, dan rasa nyeri yang sering dianggap sebagai hal yang biasa saja, karena bisa disebabkan oleh hal yang lain. Kemudian pada tahap lanjut baru muncul gejalanya yang jelas dari perubahan sel kanker, berupa perdarahan setelah aktivitas seksual, atau di antara kedua masa haid.

Angka bertahan hidup dari kanker serviks ini, menurut Prof Suhanto, adalah 5 tahun berdasarkan stadiumnya:

Untuk stadium nol (prakanker) dengan sel kanker jinak yang masih kecil pada permukaan dinding serviks, angka bertahan hidup bisa mencapai 100%.

Pada stadium satu (I), kanker menempel kuat pada dinding serviks, peluang sembuh 80%.

Stadium dua (II) kanker sudah menjalar ke tempat lain (sampai rahim), tetapi belum ke bawah (vagina) peluang sembuh 50-60%.

Stadium tiga (III) kanker sudah menyebar ke bagian bawah vagina peluang sembuh 20-30%.

Dan stadium empat (IV) kanker sudah sampai ke organ lain yang jauh seperti anus, ginjal, paru-paru, hati dan tulang peluang sembuhnya 0-5%.

            Masih terasa hangat di benak kita, seorang artis yang meninggal akibat kanker serviks, dalam usia yang menurut saya masih muda. Tahukah anda? Indonesia adalah Negara dengan jumlah penderita kanker serviks urutan kedua tertinggi di dunia. Terdapat sekitar 21 ribu kasus kanker serviks di Indonesia per tahun. [2]

            Fakta lain adalah terdapat lebih dari 92 ribu kasus kematian akibat kanker terjadi pada perempuan di Indonesia pada 2014. Sebanyak 10,3 % merupakan jumlah kematian yang disebabkan kanker serviks.

            “Sebagian besar penderita kanker seviks baru menyadari saat kondisinya sudah parah. Maka pengobatan BPJS untuk penyakit ini mencapai Rp 7,2 trilliun per tahun,” kata Dr dr. Laila Nuranna dalam kegiatan pemeriksaan gratis kanker serviks ‘Bulan kesehatan Semen Merah Putih’ di Jakarta, Minggu (27/8/2017) dilansir Antara.

            Yang memprihatinkan adalah bahwa tidak semua pasien bisa diselamatkan karena sudah mencapai stadium berat. Karena itu upaya preventif atau pencegahan sangatlah diperlukan.

Kabar gembira untuk para wanita, jalan untuk mencegah kanker serviks, ternyata sangat mudah, selain dengan menjaga pola hidup tentunya, kita bisa mengecek apakah ada kelainan dengan sel kita dengan melakukan beberapa tindakan medis. “Kanker serviks sebenarnya bisa dicegah. Kanker serviks sudah diketahui sebabnya, yaitu HPV. Vaksinnya sudah ada. Deteksi dininya sudah ada, papsmear dan IVA (Inspeksi Vagina dengan Asam Asetat). Jadi ini 100 persen bisa dicegah,” kata Prof Dr dr Andrijono SpOG, KFER, seperti dikutip DetikHealth.[3]

Yang terpenting adalah mendidik diri sendiri untuk selalu berperilaku hidup sehat, seperti menjaga kebersihan diri dan lingkungan, mengkonsumsi makanan yang kaya nutrisi, dan tidak merokok. Bersihkan organ vital setiap saat dengan tisu, atau mengganti celana dalam minimal dua kali sehari.

Sebelum melakukan Pap Smear, ikuti beberapa panduan berikut agar hasil Anda lebih akurat:

– Waktu terbaik pengambilan lendir serviks adalah dua minggu setelah hari pertama mendapat haid, agar dinding serviks benar-benar bersih dari bercak darah.

– Jangan menggunakan pembasuh atau sabun antiseptik di sekitar vagina selama 72 jam sebelum pengambilan contoh lendir serviks.

– Sebaiknya, tidak melakukan hubungan seksual selama 48 jam sebelum pengambilan contoh lendir serviks.

– Saat pengambilan lendir, usahakan agar otot-otot vagina dalam kondisi santai (rileks), agar lendir dapat terambil dalam jumlah yang cukup.

– Laporkan jika Anda menggunakan pil KB atau preparat hormon wanita lainnya.

– Perhatikan adanya kelainan di sekitar vagina, apakah ada gatal, keputihan, dan kondisi lain yang mencurigakan.

Saya mengetahui info mengenai pap smear ini sebelumnya dari suami saya. Saya pun tertarik nanti untuk mengecek, namun karena kondisi saya masih dalam keadaan hamil, saya akan melakukannya setelah melahirkan.

Ayo lakukan pencegahan dini kanker serviks, jangan ogah, karena kanker serviks 100% dapat dicegah. InsyaaAllah :).

Salah satu klinik kesehatan rekomendasi yang sudah terkenal adalah Klinik Prodia. Yang terbaru, Prodia kini memiliki Prodia Women’ s Health Center (PWHC), klinik layanan kesehatan khusus perempuan berbasis Women-Wellness yang pertama di Indonesia. Klinik PWHC yang berada di Wolter Mongonsidi, Jakarta Selatan ini didesain khusus dengan karakter dan sentuhan perempuan, dan didukung dengan perlengkapan teknologi diagnostik terbaru untuk pencegahan dini maupun pencegahan lanjutan. Info lengkap silahkan ke website www.prodia.co.id.logo-prodia-_161110152120-208.png

[1]   http://prodia.co.id/id/InfoKesehatan/ArtikelKesehatanDetails/lindungi-leher-rahim-anda

[2]  http://amp.tirto.id/tingginya-kasus-kanker-serviks-di-indonesia-cvqD

[3] https://m.detik.com/wolipop/read/2017/04/16/084319/3475470/1135/seperti-julia-perez-5-selebriti-ini-juga-sakit-kanker-serviks

#ProdiaBlogCompetition2017 #LetsCheckUp